17
Mar

KPPD DAN KPU PROVINSI KALIMANTAN TENGAH MELAKUKAN DIALOG INTERAKTIF DI RRI PALANGKA RAYA

kegiatan-kppd-di-rri.jpg
Palangka Raya, Ketua Komunitas Peduli Pemilu dan Demokrasi (KPPD) Sri Mulianty bersama dengan Anggota KPU Provinsi Kalimantan Tengah (wakil divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat) Sepmiwawalma melakukan dialog interaktif di RRI Jumát (17/3).

Tujuan dari interaktif ini adalah memperkenalkan KPPD yang merupakan mitra dari KPU Provinsi Kalimantan Tengah untuk membantu mensosialisasikan Pilkada Serentak tahun 2018 dan untuk meningkatkan partisipasi pemilih pada pemilihan umum yang akan datang. KPPD terbentuk pada tanggal 20/8/2016 dan keanggotaanya terdiri dari elemen mahasiswa, dosen, guru, organisasi masyarakat/kepemudaan, perempuan, disabilitas, dan lainnya.

KPPD secara nasional terbentuk dari kursus kepemiluan dimana agenda pelaksanaan kursus tersebut dilaksanakan sepanjang tahun 2016 di 34 KPU Provinsi seluruh  Indonesia. KPPD diberi tanggungjawab untuk mengembangkan diri menjadi mandiri dan memiliki aktivitas yang berbau pemilu, terutama mensosialisasikan secara optimal Pilkada serentak tahun 2018 di Kalimantan Tengah, ucap Sepmiwawalma. Sedangkan mengenai target Sepmiwawalma menambahkan, memberikan kesempatan kepada komunitas untuk melakukan kegiatan komunitasnya dan dapat melembaga sendiri, keanggotaan harus netral dan non partisan, tidak boleh ada kegiatan yang mengarah pada dukungan pada pasangan calon atau partai politik tertentu.

Sri Mulianty mengatakan bahwa program yang sudah dan akan dilaksanakan oleh KPPD diantaranya adalah :
-       Launching KPPD (12/3/2017) di bundaran besar dalam acara car free day dengan membagi brosur, door prize dan makanan sehat.
-       Forum Group Discussion (16/3/2017) di FISIP UPR
-       Sosialisasi ke pemilih pra pemula dan pemula (25/3/2017) di SMA Karya.

Sri Mulianty juga menambahkan KPPD memiliki komitmen yaitu anggota-anggotanya harus netral dan non partisan, apabila ada anggota yang ketahuan berpartisan akan diberhentikan dari keanggotaan. Kedepannya, Sri Mulianty juga mengharapkan dengan keterbatasan anggaran kegiatan semoga ada donator yang tergerak hatinya untuk membantu memfasilitasi KPPD. Selama ini bantuan hanya dari KPU Provinsi Kalimantan Tengah, dan kedepannya KPPD optimis untuk menambah keanggotaannya lagi sampai ke 13 kabupaten di Kalimantan Tengah.
Disela-sela dialog interaktif, ada beberapa pertanyaan dari masyarakat pendengar RRI yang dijawab bergantian dari kedua narasumber, dan di penghujung dialog Sepmiwawalma dan Sri Mulianty menghimbau kepada masyarakat khususnya kota Palangka Raya dari sekarang untuk segera melakukan perekaman KTP-el sebagai syarat menjadi pemilih pada Pilwakot tahun 2018 mendatang. (Fet)