07
Aug

Gerakan Masyarakat Sadar Demokrasi KPU Provinsi Kalimantan Tengah & KPPD

img_7314.jpg
Para peserta Gerakan Masyarakat Sadar Demokrasi dari segmen disabilitas mendengarkan pengarahan dari staf Teknis&Hupmas KPU Prov Kalteng

Palangka Raya – KPU Provinsi Kalimantan Tengah bersama dengan KPPD (Komunitas Peduli Pemilu & Demokrasi) melakukan kegiatan “Gerakan Masyarakat Sadar Demokrasi” (GMSD) di aula/RPP (Rumah Pintar Pemilu) KPU Provinsi Kalimantan Tengah, Senin (7/8).

Kegiatan dimulai pada pukul 08.30 WIB, dengan mengundang segmen kelompok disabilitas kota Palangka Raya. Diawal kegiatan, staf KPU Provinsi Kalimantan Tengah menyampaikan konten-konten RPP, kemudian dilanjutkan ketua KPPD Sri Mulianti yang mensosialisasikan Pilkada Serentak Tahun 2018, dan Gordon L. Tobing selaku wakil ketua KPPD menjelaskan tentang alur di Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Sebanyak kurang lebih 25 orang disabilitas yang hadir di kegiatan GMSD, diantaranya para tuna rungu, tuna wicara, dan tuna daksa, sedangkan dari KPU Provinsi Kalimantan Tengah dihadiri langsung oleh Ahmad Syarí (ketua KPU Provinsi Kalimantan Tengah), Sepmiwawalma (divisi hukum dan pengawasan) serta Taibah Istiqamah (divisi keuangan, umum & logistik).
Ahmad Syarí dalam sambutannya menyampaikan terima kasih dan bahagia sekali atas kehadiran para disabilitas dalam kegiatan GMSD tersebut. “Setiap warga negara memiliki hak dan kewajiban yang sama dalam memilih dan dipilih, kiranya kegiatan ini dapat digunakan sebaik-baiknya” ujar Syarí.

Berbeda dengan Taibah Istiqamah yang lebih berbagi pengalaman dengan menceritakan bahwa mengasuh anak-anaknya sejak dari kecil menggunakan sign language, karena menurut Taibah dengan mengajar sign language sejak dini pada anak-anak membuat mereka lebih cepat bicara dan menguasai kosakata. Penjelasan tersebut dimaksudkan memotivasi para disabilitas, agar tetap optimis, walaupun dengan keterbatasan tetap harus memahami dan terlibat dalam kegiatan kepemiluan.

Sedangkan Sepmiwawalma lebih banyak menjelaskan tentang syarat-syarat menjadi seorang kepala daerah, anggota legislatif, dan sebagai penyelenggara (KPU, PPK, PPS, KPPS).
Diakhir kegiatan diisi dengan sesi diskusi, tanya jawab peserta dengan anggota KPU Provinsi Kalimantan Tengah berkaitan dengan fasilitas-fasilitas apa yang dapat disiapkan di Tempat Pemungutan Suara (TPS) bagi penyandang disabilitas dan sesi foto bersama.(Fet)